Meningkatkan Produksi dan Mengentalkan ASI Dalam Waktu Singkat Telah Dibuktikan Sendiri Oleh Ribuan Konsumen Kami

*Hanya 2 Menit Demi Ikhtiar yang lebih baik, Silakan Membacanya Sampai Habis

Apakah Ini Yang Sering Bunda Hadapi… 

Dede bayi gelisah dan sering menagis karena tidak kenyang minum ASI dan akibatnya berat badan bayi tidak kunjung naik, malah cenderung turunkarena terhambatnya pengeluaran ASI, sehingga kebutuhan bayi tidak mencukupi. PD pun terasa kempus dan tidak berisi. Bunda pasrah karena sudah berbulan-bulan ASI keluar sedikit atau tidak keluar sama sekali. Sudah berusaha untuk mencoba ASI Booster lain, tapi tiadk berefek sama sekali, bahkan cenderung rasanya membuat mual, lebih yterparah lagi bisa Alergi, karena ASI Booster mengandung campuran susu sapi. Dan kadang… Sampai pada titik jenuh, Bunda Pasti berpikir untuk kasih Sufor…  

TAHUKAH BUNDA ?

Apa dampaknya jika bayi kekurangan ASI atau tidak sama sekali diberi ASI ? Dampak jangka panjang bisa berakibat fatal yaitu bisa mengidap Stunting, dimana kondisi ketika anak PERTUMBUHANNYA LAMBAT dan LEBIH PENDEK dibandingkan anak-anak lain seusianya, atau dengan kata lain, tinggi badan anak berada dibawah standar.

Selain itu, DAMPAK LAIN dari Stunting juga Meningkatkan risiko obesitas, Menurunnya kesehatan reproduksi, Kapasitas belajar dan performa yang kurang optimal saat masa sekolah dan Produktifitas dan kapasitas kerja yang tidak optimal.

Dampak jangka pendek yaitu, Peningkatan kejadian kesakitan, daya tahan tubuh berkurang, Perkembangan kognitif, motorik, dan verbal pada anak tidak optimal, ujung2nya Peningkatan biaya kesehatan.

Yang membuat tercengang adalah Di Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi ke-3 untuk jumlah stunting terbanyak. Pada tahun 2017, walaupun julahnya turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, masih ada 3 dari 10 balita Indonesia yang mengalami stunting. (Sumber Buletin Stunting, Semester I 2018)

Stunting terjadi karena kurangnya asupan gizi pada anak dalam 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu semenjak anak masih di dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya ASUPAN PROTEIN dalam KANDUNGAN ASI. Stunting pada anak bisa disebabkan oleh masalah menyusui dan tidak mencukupi asupan nutrisi serta protein.

 

Kenapa ASI Keluar Sedikit atau Tidak Keluar Sama Sekali ?

  • Bunda CEMAS/ STRESS karena ASI sedikit atau tak kunjung keluar.
  • KURANGNYA ASUPAN NUTRISI seperti Protein, Vitamin, dan Asam Volat sebagai bahan utama produksi ASI.
  • KELEBIHAN BERAT BADAN bisa mempengaruhi sistem produksi ASI
  • SIRKULASI ALIRAN DARAH TERSUMBAT oleh lemak jahat, terutama pada ibu menyusui bisa mengakibatkan aliran ASI tersumbat atau ASI tidak keluar

Lalu Apa Solusinya ?

Berbagai Bukti testimonial dari bunda yang sudah mencoba. Dalam terstimonial tersebut masalah yang terjadi pada bunda lain yang sudah mencoba ternyata sama.

Perubahan Apa Yang Mereka Rasakan, Lihat Dibawah Ini

Apasih Produknya ?

Almoon Milk & Red Ginger

RAHASIA YANG TIDAK BANYAK ORANG TAHU

Didalam Almoon Milk Plus terkandung kacang almond yang memilik Nutrisi Penting seperti Vitamin E, Vitamin B2, B3, B1, Asam Volat SEBAGAI BAHAN PRODUKSI ASI. Kacang Almond yang terdapat didalam Almoon Milk berprotein tinggi dan kaya akan serat cocok sekali sebagai makanan diet yang dapat menjaga berat badan ibu menyusui pasca melahirkan. Selain itu Almoon juga terdapat kandungan KURMA, MADU dan DAUN KATUK Nutrisi berikut sangat penting sebagai bahan produksi ASI.

Didalam RED GINGER mengandung 300 Zat Aktif yang berfungsi untuk membersihkan sirkulasi aliran darah dari sumbatan-sumbatan seperti lemak jahat. Jika sirkulasi aliran darah tersumbat oleh lemak jahat, terutama pada ibu menyusui bisa mengakibatkan ALIRAN ASI TERSUMBAT atau tidak keluar sama sekali. Hal seperti Ini sering terjadi pada ibu menyusui disaat PD sudah terasa kencang dan penuh oleh ASI, tapi ASI yang keluar sedikit.

PERPADUAN YANG SEMPURNA.

Ya, Saya Tertarik

Bagaimana Saya Bisa Dapatkan ?

Klik Link Dibawah Ini